liburan ke jogja? jangan lupa kunjungi 200 tempat wisata terbaru dan sedang hits di Yogyakarta! part 28

liburan ke jogja? jangan lupa kunjungi 200 tempat wisata terbaru dan sedang hits di Yogyakarta! part 28

Yogyakarta atau tidak tidak tidak sedikit yang menyebutnya jogja familiar sebagai pusat kebiasaan dan seni di Indonesia, Selain disukai karena kebiasaan Jawa-nya yang kental, Jogja pun tak asing tujuan wisata sangat populer di Indonesia. Dan yang sangat wajib di coba, Jika berangjangsana ke Jogja me sti yakni mencicipi sejumlah kuliner khas nya yakni gudeg, sate klathak, nasi kucing angkringan dan masih tidak tidak tidak sedikit lagi.

Keistimewaan lainnya yang dipunyai Yogyakarta adalah sebagai gudang masyarakat terpelajar dari semua Indonesia. Bisa disebutkan bahwa Yogyakarta merupakan miniaturenya Indonesia sebab ada keberagaman suku, agama, bahasa dan kebiasaan yang bertolak belakang – lain yang dibawa masing-masing pelajar dari sekian tidak tidak banyak pulau yang terdapat di Indonesia. Oleh karena tersebut Daerah Istimewa Yogkarta pun dikenal sebagai Kota Pelajar di Indonesia.

Karena Yogyakarta ialah tujuan tujuan wisata di Indonesia, BETWIN188 bakal mereview singkat dan pun jelas untuk seluruh sobat seluruh guna guna sumber referensi sobat yang bakal menjelajahi setapak demi setapak wilayah istimewa Yogyakarta, Kami Bagi sejumlah part tentunya… jadi maaf agak tidak tidak sedikit tidak tidak tidak sedikit ya hehehehe:

 

liburan ke jogja? jangan lupa kunjungi 200 tempat wisata terbaru dan sedang hits di Yogyakarta! part 28
liburan ke jogja? jangan lupa kunjungi 200 tempat wisata terbaru dan sedang hits di Yogyakarta! part 28

153. Kampung Edukasi Watu Lumbung

Watu Lumbung terletak di wilayah Jl. Panglima Sudirman, Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, jaraknya paling dekat dengan wisata pantai Parangtritis melulu 4 km. Tempat ini bukanlah sebatas tempat wisata biasa pada umumnya, lebih dari itu, lokasi ini bakal lebih pantas andai disebut dangan nama “kampung edukasi”.

 

154. Goa Gajah Mangunan

Goa Gajah adalah sebuah goa alami yang di dalamnya terdapat suatu gumpalan batu yang berbentuk serupa gajah sampai-sampai goa ini diberi nama Goa Gajah. Goa itu adalah goa horisontal yang memilki kedalaman selama 200 meter, akan namun untuk kedalaman yang sebetulnya belum terdapat yang tahu disebabkan adanya tumpukan tanah di beberapa goa sampai-sampai jalan pun menjadi sempit untuk dilalui sampai menjebol goa. Karena situasi alam goa ini pun masih terbilang lumayan alami dengan adanya stalaktit dan stalakmit di sepanjang goa tersebut.

155. Hutan Pinus Mangunan

Hutan Pinus Mangunan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hutan Pinus Imogiri ialah salah satu unsur dari Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Mangunan. Karena tempatnya yang tak jauh dari Imogiri sehingga tidak sedikit orang-orang kerap menyinggung Hutan Pinus Mangunan ini dengan nama Hutan Pinus Imogiri.

156. Goa Cerme Bantul

Yaitu Goa Cerme, terletak di Dusun Srunggo, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Goa cerme lumayan terkenal bakal sejarahnya, karna goa ini dulunya menjadi lokasi bertemunya semua Wali Songo untuk membicarakan rencana pendirian Masjid Agung Demak, selain tersebut goa ini pun dulu tidak jarang menjadi lokasi berdakwah semua Wali.

157. Makam Raja Imogiri

Berlokasi di desa Ginirejo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pemakaman ini dirasakan suci dan paling sakral untuk orang-orang sebab yang dimakamkan disini ialah raja-raja dan family kerajaan Mataram. Hingga ketika ini masih tidak sedikit para peziarah yang hadir dari sejumlah daerah khusunya Yogyakarta dan Solo, Makam ini kesatu kali di bina pada tahun 1632 pada masa pemerintahan Sultan Agung Mataram III yaitu (Prabu Hanyokrokusumo).